Friday, May 1, 2015
MENANTI DAN TERUS MENANTI
Disadur dari Renungan Harian Air Hidup, edisi 1 Mei 2015
Baca: Mazmur 27:1-14
http://www.jesoes.com/alkitab/mzm/27/1?korean=0#1
"Sesungguhnya, aku percaya akan melihat kebaikan TUHAN di negeri orang-orang yang hidup!" Mazmur 27:13
Menanti
adalah sebuah pekerjaan yang mungkin tidak membutuhkan tenaga besar,
tapi bagi kebanyakan orang merupakan hal yang sulit dilakukan, suatu
pekerjaan yang sangat membosankan, menjemukan dan bahkan sangat menguras
emosi. Orang akan gampang sekali marah, kesal, jengkel dan kecewa
ketika harus menanti sekian lama, namun yang dinantikan ternyata tidak
kunjung datang. Dalam perjalanan hidup ini menanti selalu mewarnai
keseharian kita. Saat berobat ke dokter kita harus menanti giliran di
ruang tunggu, di supermarket pun kita harus menanti giliran membayar di
kasir, saat di gedung bioskop mau tidak mau kita harus rela mengantri
tiket, seorang gadis menanti dengan galau akan kepastian hubungan dari
pacar, saat bekerja kita juga menanti waktu tibanya jam pulang kantor,
isteri-isteri dengan hati gelisah harus menanti pulangnya suami dari
luar kota, orangtua menanti anak-anak pulang dari sekolah dan
sebagainya.
Tak terkecuali di dalam kehidupan Kekristenan
ini banyak orang Kristen yang tidak tahan ketika harus melewati proses
menanti yaitu menanti jawaban doa dari Tuhan, menanti Tuhan bertindak,
menanti Tuhan menggenapi janji-Nya. Ketidaksabaran dalam menanti waktu
Tuhan inilah yang seringkali menjadi penghalang untuk kita melihat
mujizat. Harus kita akui bahwa menanti itu ternyata bukanlah perkara
yang mudah. Karena itu Firman Tuhan mengingatkan, "Nantikanlah TUHAN!
Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!" (Mazmur
27:14). Kata kuatkanlah dan teguhkanlah berarti kita diperintahkan
bukan hanya menanti, tetapi menanti dengan sabar, setia dan tetap tidak
berubah apapun keadaannya.
Ada berkat disediakan Tuhan bagi
orang-orang yang mau mempraktekkan kesabaran dan kesetiannya di dalam
penantian terhadap-Nya: "... orang-orang yang berbuat jahat akan
dilenyapkan, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN akan
mewarisi negeri." (Mazmur 37:9). 'Mewarisi negeri' berarti berkat
yang diberikan Tuhan bukanlah berkat yang biasa-biasa saja, tapi berkat
yang berkelimpahan. Karena itu janganlah menyerah di tengah jalan!
"Ya, semua orang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu;" Mazmur 25:3a
Tidak ada komentar:
Posting Komentar