kuda BESI

PELITA RESPATI BUNDA

Senin, 29 Juni 2015

karya ilmiyah 2



Fajar Solikin
NIM. 04305144018
ABSTRAK
Permasalahan yang timbul di dunia ini terkadang sering sekali memiliki jawaban
yang tidak pasti, logika fuzzy merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis sistem
yang tidak pasti. Tugas akhir ini membahas penerapan logika fuzzy pada penyelesaian
masalah produksi menggunakan metode Mamdani dan metode Sugeno. Masalah yang
diselesaikan adalah cara menentukan produksi barang jika hanya menggunakan dua variabel
sebagai input datanya, yaitu : permintaan dan persediaan.
Langkah pertama penyelesaian masalah produksi barang

Langkah pertama penyelesaian masalah produksi barang dengan menggunakan
metode Mamdani yaitu menentukan variabel input dan variabel output yang merupakan
himpunan tegas, langkah kedua yaitu mengubah variabel input menjadi himpunan fuzzy
dengan proses fuzzifikasi, selanjutnya langkah yang ketiga adalah pengolahan data
himpunan fuzzy dengan metode maksimum. Dan langkah terakhir atau keempat adalah
mengubah output menjadi himpunan tegas dengan proses defuzzifikasi dengan metode
centroid, sehingga akan diperoleh hasil yang diinginkan pada variabel output. Penyelesaian
masalah produksi menggunakan metode Sugeno ini hampir sama dengan menggunakan
metode Mamdani, hanya saja output sistem tidak berupa himpunan fuzzy, melainkan berupa
konstanta atau persamaan linear. Perbedaan antara Metode Mamdani dan Metode Sugeno
ada pada konsekuen. Metode Sugeno menggunakan konstanta atau fungsi matematika dari
variabel input, dan pada proses defuzzifikasinya mengunakan metode rata-rata terpusat.
Dari data perhitungan produksi rokok Genta Mas menurut metode Mamdani pada
bulan Januari tahun 2011 diperoleh 3.450,8323 karton, dan menggunakan metode Sugeno
pada bulan Januari tahun 2011 diperoleh 3.517,80112, sedangkan menurut data produksi
perusahaan pada bulan januari tahun 2011 memproduksi 3.400 karton, maka dari analisis
pembandingan langsung dengan data yang asli pada perusahaan dapat disimpulkan bahwa
metode yang paling mendekati nilai kebenaran adalah produksi yang diperoleh dengan
DAFTAR LAMBANG
μ􀮺 􀷨
(x) : fungsi keanggotaan x pada himpunan fuzzy􀜣 􁈚
[0,1] : interval tertutup antara 0 hingga 1
􀔹 : himpunan semua bilangan real
U, V : semesta pembicaraan di 􀔹
􀜣 􁈚
: himpunan fuzzy di semesta pembicaraan
Ãc : komplemen dari himpunan fuzzy􀜣 􁈚
x : variabel input di 􀔹
y : variabel output di 􀔹
􀜣 􁈚
􀜤 􀷨
: gabungan dari hinpunan fuzzy 􀜣 􁈚
dan himpunan fuzzy􀜤 􀷨
􀜣 􁈚
􀜤 􀷨
: irisan dari himpunan fuzzy 􀜣 􁈚
dan himpunan fuzzy􀜤 􀷨
R(i) : aturan yang ke-i
Σ :


Σ : jumlahan atau sigma
max : maksimum
min : minimum
Supp (Ã) : Support atau pendukung himpunan fuzzy Ã
h(Ã) : Tinggi (height) suatu himpunan fuzzy Ã
di : nilai output pada aturan ke-i
μ􀮺 􀷨
􀯜(di) : derajat keanggotaan nilai keluaran pada aturan ke-i
Z : nilai hasil penegasan (defuzzifikasi)
μsf [xi] : keanggotaan solusi fuzzy sampai aturan ke-i
μkf [xi] : nilai keanggotaan konsekuen fuzzy aturan ke-i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar