Fajar Solikin
NIM. 04305144018
ABSTRAK
Permasalahan yang timbul di dunia
ini terkadang sering sekali memiliki jawaban
yang tidak pasti, logika fuzzy
merupakan salah satu metode untuk melakukan analisis sistem
yang tidak pasti. Tugas akhir ini
membahas penerapan logika fuzzy pada penyelesaian
masalah produksi menggunakan
metode Mamdani dan metode Sugeno. Masalah yang
diselesaikan adalah cara
menentukan produksi barang jika hanya menggunakan dua variabel
sebagai input datanya,
yaitu : permintaan dan persediaan.
Langkah pertama
penyelesaian masalah produksi barang
Langkah pertama penyelesaian
masalah produksi barang dengan menggunakan
metode Mamdani yaitu menentukan
variabel input dan variabel output yang merupakan
himpunan tegas, langkah kedua
yaitu mengubah variabel input menjadi himpunan fuzzy
dengan proses fuzzifikasi,
selanjutnya langkah yang ketiga adalah pengolahan data
himpunan fuzzy dengan
metode maksimum. Dan langkah terakhir atau keempat adalah
mengubah output menjadi
himpunan tegas dengan proses defuzzifikasi dengan metode
centroid, sehingga akan
diperoleh hasil yang diinginkan pada variabel output. Penyelesaian
masalah produksi menggunakan
metode Sugeno ini hampir sama dengan menggunakan
metode Mamdani, hanya saja output
sistem tidak berupa himpunan fuzzy, melainkan berupa
konstanta atau persamaan linear.
Perbedaan antara Metode Mamdani dan Metode Sugeno
ada pada konsekuen. Metode Sugeno
menggunakan konstanta atau fungsi matematika dari
variabel input, dan pada
proses defuzzifikasinya mengunakan metode rata-rata terpusat.
Dari data perhitungan produksi
rokok Genta Mas menurut metode Mamdani pada
bulan Januari tahun 2011
diperoleh 3.450,8323 karton, dan menggunakan metode Sugeno
pada bulan Januari tahun 2011
diperoleh 3.517,80112, sedangkan menurut data produksi
perusahaan pada bulan januari
tahun 2011 memproduksi 3.400 karton, maka dari analisis
pembandingan langsung dengan data
yang asli pada perusahaan dapat disimpulkan bahwa
metode yang
paling mendekati nilai kebenaran adalah produksi yang diperoleh dengan
DAFTAR LAMBANG
μ
(x) : fungsi keanggotaan x
pada himpunan fuzzy
[0,1] : interval tertutup antara
0 hingga 1
: himpunan semua
bilangan real
U, V : semesta pembicaraan di
: himpunan fuzzy di semesta
pembicaraan
Ãc : komplemen dari
himpunan fuzzy
x : variabel input
di
y : variabel output
di
∪
: gabungan dari hinpunan fuzzy
dan himpunan fuzzy
∩
: irisan dari himpunan fuzzy
dan himpunan fuzzy
R(i) : aturan yang
ke-i
Σ :
Σ : jumlahan atau sigma
max : maksimum
min : minimum
Supp (Ã) : Support atau pendukung
himpunan fuzzy Ã
h(Ã) : Tinggi (height) suatu
himpunan fuzzy Ã
di : nilai
output pada aturan ke-i
μ
(di)
: derajat keanggotaan nilai keluaran pada aturan ke-i
Z
: nilai hasil penegasan (defuzzifikasi)
μsf [xi] : keanggotaan solusi fuzzy sampai aturan ke-i
μkf [xi] : nilai keanggotaan konsekuen fuzzy aturan
ke-i
Tidak ada komentar:
Posting Komentar